Wednesday, June 25, 2014
Saturday, June 14, 2014
Kontak Pondok TIDAR Kota Magelang
معهد التربية الإسلامية الحديثة
PONDOK PESANTREN TIDAR
Alamat : Tidar Dudan Kelurahan Tidar Utara Kota Magelang 56125 Jawa Tengah Indonesia
Telp. (0293) 5586926, HP 0856 286 4511
Friday, June 13, 2014
Kata Pengantar Profil Pondok TIDAR
معهد التربية الإسلامية الحديثة
PONDOK PESANTREN TIDAR
Alamat : Tidar Dudan Kel. Tidar Utara Kota Magelang 56125 Jawa Tengah Indonesia
Telp. (0293) 5586926, HP 0856 286 4511
PONDOK PESANTREN TIDAR
TIDAR DUDAN KELURAHAN TIDAR UTARA
KOTA MAGELANG
KATA PENGANTAR
Pondok Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan dan pengajaran ilmu pengetahuan khususnya pengetahuan Agama Islam yang sudah tumbuh dan berkembang di tengah-tengah tradisi bangsa Indonesia. Oleh karenanya dalam masa penjajahan, Pondok Pesantren merupakan suatu benteng pertahanan yang memiliki peranan penting bagi perjuangan kemerdekaan bangsa. Dan hingga saat ini eksistensi Pondok Pesantren masih terus di pertahankan dan bahkan dikembangkan agar dapat meningkatkan perannya dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencetak generasi penerus pejuang yang berbudi tinggi dan berahlaqul karimah. Kemampuan yang dimiliki Pondok Pesantren bukan saja dalam pembinaan pribadi muslim, tapi juga berusaha mengadakan perubahan dan perbaikan social dan masyarakat.
Demikian juga Pondok Pesantren Tidar ini berdiri atas cita-cita dari sang Pendiri KH. Musyarofi Zarkasyi yang diawali dengan mendirikan PMT ( Pengajian Mengaji Tidar ) di Kampung Malangan Kel. Tidar kec. Magelang Selatan Kota Magelang pada tahun 1980 M , setelah di Malangan berjalan dengan baik maka KH. Musyarofi mengembangkan sayap perjuangannya menegakkan kalimah Alloh dalam dunia pendidikan adalah dengan mengajar di kampung Tidar Dudan sebagaimana cita-cita beliau semasa nyantri di Pondok Pabelan Kabupaten Magelang, walaupun di kampung Tidar Dudan ini untuk mewujudkan cita-cita beliau tidaklah mudah namun dengan niat dalam hati dan tekad yang sangat kuat juga dengan mempunyai 2 prinsip : pertama berani memulai yang kedua adalah mencintai pekerjaan tersebut. maka terwujudlah cita-cita beliau untuk mendirikan Pondok Pesantren Tidar. Yang dideklarasikan pada hari senin tanggal 12 Desember 1983 M
Dari tahun ke tahun Pondok Pesantren terus meningkatkan usahanya, terlebih lagi sangatlah memperhatikan Pendidikan Agama bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah maka dari itu sejak beberapa tahun yang lalu kami berusaha menangani pendidikan anak-anak yang menjadi lahan beramal bagi kita, selain anak-anak yatim juga ada anak-anak dzuafa’ dan anak - anak terlantar dan Alhamdulillah sedikit banyak telah menunjukkan hasilnya yang tersebar dimana-mana di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
TPQ Al-Kautsar Pondok TIDAR Magelang
1. Pendahulan
Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPQ) dan Madrasah Diniyah merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang telah berperan penting dalam rangka membentuk kepribadian anak dan generasi muda. Sekaligus merupakan tempat untuk mempersiapkan anak dalam menyongsong era globalisasi dan menghadapi tantangan zaman yang semakin maju, karena didalamnya diajarkan dasar keagamaan yang nantinya bisa menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan yang akan datang.
Bekal keagamaan itulah yang nantinya dapat menjadikan anak lebih mengenal Tuhannya sehingga dalam setiap aktifitasnya selalu terkontrol dan semangat dalam bekerja dan berusaha.
Agar perkembangan anak dapat berjalan dengan baik sesuai harapan semua pihak, maka perlu didukung dengan situasi dan kondisi serta pengenalan anak terhadap kemandirian dan juga lingkungan yang memadai, agar apa yang diamati dan difahami sejak awal menjadi bagian yang sangat penting dalam perkembangan jiwanya, sehingga para pengelola maupun pendidik dituntut untuk memperhatikan sarana prasarana lingkungan kegiatan yang seimbang dengan perkembangan zaman dan jiwanya.
Dengan alasan tersebut, maka kami memberanikan diri mengajukan proposal kegiatan Perkemahan Dan Malam Bina Iman Dan Taqwa dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran anak terhadap hidup bermasyarakat dan mengenalkan hidup mandiri sejak dini, dan memberikan pelajaran dan kegiatan yang islami dan berkualitas sehingga nantinya dapat menjadi generasi yang cerdas, mandiri, terampil, kreatif dan berakhlakul karimah.
SEJARAH BERDIRINYA PONDOK PESANTREN TIDAR
SEJARAH BERDIRINYA
Disaat-saat menjelang kemerdekaan Republik Indonesia , kurang lebih tahun 1935 di Kampung Tidar Dudan ada seorang kiyai yang mempunyai karisma besar, beliau adalah seorang keturunan dari Candi Mulyo dengan nama panggilan Pak Yoso. Adapun setelah beliau belajar ilmu Agama di Sambung (tempat belajar Agama) sehingga dia mendapat ijazah BADAL dari kyai Sambung, Kemudian beliau diberi nama K. Muhammad ‘Aloewi.
Sepulang dari Sambung (tempat mengaji), beliau mengembangkan ilmu Agamanya di kampung Tidar Dudan. Disitulah K. Muhammad ‘Aloewi mengajarkan ilmu agamanya dan membuat langgar (tempat ibadah) yang besar bisa mampu untuk menampung masyarakat yang hendak menjalankan Sholat Jum’at.
Sedikit demi sedikit masyarakat mempunyai keinginan juga untuk belajar ilmu agama walaupun masih dengan terpaksa karena merasa takut dengan ajakan dan oltimatum dari beliau K. Muhammad ‘Aloewi. Dalam asuhan beliau lama kelamaan makin banyak yang datang dari lain kelurahan untuk belajar dengan Kyai. Sehingga Langgar menjadi penuh sesak.
Namun sayang seribu sayang K. Muhammad ‘Aloewi tidak diberi usia panjang, kurang lebih 9 tahun beliau berkiprah dalam menegakkan kalimah Allah, beliau dipanggil Sang Ckoliq untuk menghadap-Nya . Beliau meninggalkan 1 (satu) orang Putra dan 4 (empat)orang putri. Kegiatan pengajian tersebut dilanjutkan oleh Putranya yang bernama Mudakkir yang telah lulus dari sekolah Al-Iman yang dipimpinan oleh Al-Ustadz Saghaf.
Setelah beberapa lama mengajar akhirnya Mudakkir dinikahkan oleh ibunya atas amanah dari Alm. Sang Bapak dengan gadis dari kota, yang bernama Mukhibah Putri dari KH. Ahmad Sayuthi yang bertempat di Paten Gunung kota Magelang. Akhirnya Mudakkir muda digantikan namanya oleh KH. Ahmad Sayuthi dengan nama Mochamad Zarkasyi.
Karena keadaan yang sangat kacau ditahun 1944 maka kegiatan mengaji agama di Kampung Tidar Dudan itu menjadi tidak stabil. Terlebih lagi saat perang Revolusi kemerdekaan. Maka kegiatan Kerochanian ini terhenti total karena penduduk kampung mencurahkan seluruh tenaga dan fikirannya untuk merebut Kemerdekaan RI. Mulai saat itulah kegiatan mengaji ini menjadi Vacum. Moch. Zarkasyi menantu dari KH. Achmad Sayuthi itu pindah rumah menjadi satu gabung dengan keluarga di Paten Gunung .
Dari hasil pernikahan beliau berdua mendapat keturunan 2 (dua) orang putra dan 2(dua) orang putri. Dari keinginan beliau untuk tetap ada yang bisa melanjutkan ilmu agama maka beliau memberikan pendidikan kedua putranya itu dengan menyekolahkan ke tempat lembaga pendidikan agama di Pondok Gontor, namun putra yang kecilnya yang bernama Musyarofi masih terlalu kecil maka dipindahkan di Pondok Pabelan yang berlokasi masih tergolong dekat dengan kota Magelang, dalam asuhan Kyai Hamam Dja’far alumni dari Pondok Modern Gontor. Sedang kakaknya yang bernama Muhtarom sudah lulus dari SMP I kota Magelang tetap melanjutkan di Pondok Modern Gontor di tahun 1967. Setelah lulus dari PM Gontor beliau melanjutkan ke IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan akhirnya menjadi guru di Madrasah Aliyah Ngembik Magelang yang berstatus PNS DEPAG kota Magelang.
Adapun Musyarofi setelah pulang dari tempat belajar dan pengabdian merasa terpanggil untuk berbuat dan menyadari hajat dari masyarakat khususnya umat Islam ada tercipta kader umat yang jujur dan cakap, maka di Kampung Malangan inilah dibinanya anak – anak dilingkungan rumah dan disekitarnya untuk belajar mengaji dengan diberi nama PMT (Pendidikan Mengaji Tidar) tepatnya tanggal 23 Maret 1980. Setelah berjalan 3(tiga) tahun maka ingin mengembangkan pendidikan ditempat kelahiranya yaitu di kampung Tidar Dudan karena yang berawal dari melihat kondisi masyarakat di kampung Tidar Dudan Kelurahan Tidar Kecamatan Magelang Selatan yang masih sangat memprihatinkan karena kurangnya dukungan orang tua dalam memperhatikan pendidikan anak terlebih lagi dalam pendidikan Agama Islam, maka untuk itu yang tadinya dari PMT ( Pendidikan Mengaji Tidar) dikembangkan dengan mendirikan Pondok Pesantren Tidar. Tepatnya tanggal 12 Desember 1983.
Alhamdulillah dengan keuletan dan kesabaran makin hari anak-anak makin bertambah sampai-sampai Masuk melebihi kapasitas yang ada, maka Akhirnya Musyarofipun membutuhkan teman yang bisa untuk mendampingi perjuangannya menegakkan kalimah Allah melalui Pondok Pesantren, maka pada tanggal 10 September 1984 mempersunting gadis desa yang bernama Mulyati. Walaupun dengan keterbatasan nya dalam hal ilmu namun dia siap untuk bersama-sam berjuang Lii’lai kalimatilah mendukung seuntuhnya dengan sepenuh jiwa dan raga, maka untuk itu terpanggilah hati kami untuk ikut serta dalam mengabdi ke masyarakat melalui Lembaga Pendidikan Islam, Mengingat pentingannya pendidikan Agama untuk anak
Maka dengan berjalannya waktu terus berkembang dan dari satu persatu ada teman – teman yang terketuk hatinya ikut serta dalam mengajar walaupun tanpa ada ihsan dari kami mengingat pentingnya pendidikan agama untuk anak tersebut diatas maka dengan kemampuan yang sangat terbatas disela-sela kesibukannya mengelola tempat Usaha Mulyati minta izin ke pada sang suami untuk mendirikan Taman Kanak-Kanak, pada tanggal 1 Agustus 1990 maka Terwujudlah impian dan cita – cita dari Hj. Mulyati berdirinya sebuah lembaga pendidikan Taman Kanak – Kanak dengan nama TK. BA Al-Kautsar, walaupun dengan modal yang sangat minim kami memberanikan diri untuk memberikan pembiayaan gratis kepada siswa baik dari iuran SPP maupun seragam dan dana –dana yang lain selama 4 (empat) th, karena kami merasa sangat tertantang untuk mendirikan pendidikan TK. Ini masukan dari banyak orang kalau ditempat ini sudah pernah ada yang mendirikan tapi katanya hanya kuat 3 – 1 minggu, namun Alhamdulillah kami bersyukur kepada Allah SWT. Karena lambat laun orang tua semangat untuk menyekolahkan anak – anaknya, yang tadinya sudah kami lengkapi yang menjadi kebutuhan sekolah saja masih sulit orang tuanya untuk sekedar memandikan dan mengantar anak-anaknya.
Pondok pesantren TIDAR trus saja berkarya dan bergerak untuk mengembangkan dan memajukan Lembaga Pendidikan sebagaimana yang tertera di akte Yayasan bergeak dibidang pendidikan maupun Ekonomi, dalam pengembangan system pendidikan (pembinaan santri-santrinya) maupun dalam pembangunan sarana fisiknya. Perubahan dan pembaharuan yang dilakukan Pondok Pesantren TIDAR itu dimaksudkan sebagai kesiapan untuk menghadapi tantangan era globalisasi dan tuntutan zaman yang semakin maju dan modern. Untuk itu demi kelangsungan dan kemajuan pada masa yang akan datang dalam mendidik para santri generasi penerus bangsa dibutuhkan berbagai persiapan yang lebih matang. Kami terus berbenah walaupun dengan keterbatasan fasilitas maupun pendanaan. Dengan kepengurusan Yayasan yang di notariskan kami bersama-sama berusaha untuk memajukan, mengembangkan baik dalam sarana prasarana maupun system Pendidikan (kurikulum) untuk para pengajar maupun para Santrinya, Kami punya prinsip bahwa : PENDIRI BOLEH MATI TETAPI PONDOK PESANTREN /MADRASAH TIDAK BOLEH MATI MAKA HARUS PUNYA MODAL/SEMBOYAN BONDO BAHU PIKIR LEK PERLU SAK NYAWANE PISAN.
Adapun prestasi – prestasi yang di dapatkan antara lain. Di tahun 2012
1.Juara umum Jambore Daerah Tingkat Jawa Tengah di Jepara.
2.Juara 1 Pionering Jambore DaerahTinggat Jawa Tengah di Jepara.
3.Juara 2 Karya Ilmiah Jambore Daerah Tingkat Jawa Tengah dinJepara.
4.JUara 2 Kaligrafi kolase POSPEDA Tingkat Jawa Tengah di Semarang.
5.Juara 3 LoncatcJauhc POSPEDA Tingkat Jawa Tengah di Semarang.
6.Juara 2 Hasta Karya POSPEDA Tingkat Jawa Tengah di Semarang.
7.Juara 3 MTQ Putri Tingkat Kota Mageang.
8.Juara 3 MTQ Putra Tingkat Kota Magelang
Dan masih banyak perlombaan yang di ikuti Demikian sedikit profil yang kami buat tentang Profil Pondok Pesantren TIDAR Kota Magelang dan kami masih terus mohon tambah do’a dan batuan moril maupun material sehingga bisa terwujud Lembaga Pendidikan yang berkwalitas sebagaimana yang kami cita-citakan. MAGELANG , 12 Juni 2014 Pimpinan Pondok Pesantren Tidar Hj.mulyati Musyarofi
Adapun prestasi – prestasi yang di dapatkan antara lain. Di tahun 2012
1.Juara umum Jambore Daerah Tingkat Jawa Tengah di Jepara.
2.Juara 1 Pionering Jambore DaerahTinggat Jawa Tengah di Jepara.
3.Juara 2 Karya Ilmiah Jambore Daerah Tingkat Jawa Tengah dinJepara.
4.JUara 2 Kaligrafi kolase POSPEDA Tingkat Jawa Tengah di Semarang.
5.Juara 3 LoncatcJauhc POSPEDA Tingkat Jawa Tengah di Semarang.
6.Juara 2 Hasta Karya POSPEDA Tingkat Jawa Tengah di Semarang.
7.Juara 3 MTQ Putri Tingkat Kota Mageang.
8.Juara 3 MTQ Putra Tingkat Kota Magelang
Dan masih banyak perlombaan yang di ikuti Demikian sedikit profil yang kami buat tentang Profil Pondok Pesantren TIDAR Kota Magelang dan kami masih terus mohon tambah do’a dan batuan moril maupun material sehingga bisa terwujud Lembaga Pendidikan yang berkwalitas sebagaimana yang kami cita-citakan. MAGELANG , 12 Juni 2014 Pimpinan Pondok Pesantren Tidar Hj.mulyati Musyarofi
Thursday, June 12, 2014
Saturday, June 7, 2014
Tentang Pondok TIDAR Kota Magelang
Sedikit Tentang Pondok TIDAR Kota Magelang
I. Pendahuluan
Latar Belakang.
Pemulihan kembali pembangunan dengan menggerakan ekonomi Pondok Pesanten TIDAR dengan melakukan pengembangan usaha kecil dan menengah, menciptakan lapangan kerja, untuk meningkatkan potensi dari para santri, pengajar dan masyarakat..
Dengan memperluas atau menciptakan lapangan kerja baru di Pondok Pesantren TIDAR dapat meningkatkan kesejahteraan santri, pengajar dan masyarakat. Maka berorientasi pada sektor peternakan, pertanian, perikanan, dan usaha kecil lainnya, dan akan dikelola secara profesional sehingga bisa meningkatkan produktifitasnya. Usaha tersebut merupakan sebuah usaha alternatif yang memiliki prospek usaha yang cerah dan cocok untuk dikembangkan di perkotaan juga. Hal ini bisa dirasakan dengan semakin banyaknya konsumen akan kebutuhan barang – barang dari hasil tersebut diatas.
Berdasarkan hal tersebut diatas, Pondok Pesantren TIDAR melelui strategi pemberdayaan santri dan pengajar juga masyarakat berusaha mewujudkan kemandirian santri dan pengajar.
Kondisi Pondok Pesantren TIDAR
Pondok Pesantren TIDAR adalah salah satu Pondok Pesantren yang ada di kota Magelang yang telah dipercaya untuk menyelenggarakan program wajib belajar sembilan tahun. Pondok Pesanten TIDAR yang didirikan pada tanggal 12 Desember 1983 oleh Bapak K.H Musyarofi Zarkasyi dan telah diwakafkan untuk kepentingan pendidikan dan pengajaran umat Islam. Dari sejak berdirinya Pondok hingga saat ini Pondok TIDAR masih terus mengadakan perbaikan secara bertahap, baik dalam pengembangan sistem pendidikan (pembinaan santri-santri) maupun dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Pondok Pesantren TIDAR mempunyai daerah binaan di beberapa kelurahan dan kecamatan. Salah satu bidang pembinaan di Pondok ini adalah bidang ekonomi, mempunyai agenda meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian santri, pengajar dan masyarakat yang dibina.
Diharapkan nantinya supaya para santri, pengajar dan masayrakat yang dibina berakhlak mulia serta memiliki tabungan usaha dari hasil pengembangan ekonomi.
II. TUJUAN DAN SASARAN
a. Tujuan
1. Menyelenggarakan pendidikan kewirausahaan bagi pengelola dan para anggota binaan.
2. Melatih kemandirian santri dan pengajar
3. Membuka lapangan kerja alternatif untuk masyarakat
4. Meningkatkan kesejahteraan santri dan pengajar
b. Kelompok sasaran
1. Pengelola bidang ekonomi
2. Kelompok tani binaan
3. Santri dan pengajar
III. POTENSI PONDOK PESANTREN TIDAR
Potensi lingkungan
Kota Magelang yang merupakan kota jasa sering kali jadi tujuan para pedagang dan pembeli dari berbagai kota yang mengitari kota Magelang, begitu juga dengan para pedagang yang mencari sapi, ikan, ayam dan sayur-sayuran dan kebutuhan pokok lainya, karena letak Magelang yang strategis sering dijadikan tujuan utama untuk mencari barang-barang yang dibutuhkan masyarakat.
Potensi Sumber Daya Manusia (SDM)
Kesungguhan santri dan pengajar juga masyaraakat dibawah binaan Pondok Pesantren TIDAR untuk merubah keadaan ekonominya merupakan modal dasar yang sangat kuat.
Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di pondok, terus dikembangkan dengan beberapa kegiatan di berbagai bidang, diantaranya :
1. Bidang Pendidikan Pondok
a. Pendidikan Formal
1. Taman Kanak-kanak Bustanul Athfal AL- Kautsar
2. Taman Kanak-kanak Al-Qur’an Al- Kautsar
3. Taman Pendidikan Al- Qur’an Al- Kautsar
4. Taman Qiro’atil Qur’an AL- Kautsar
5. Kulliyatul Mu’allimn Al- Islami
6. Wajar Dikdas tingkat Ula
7. Wajar Dikdas tingkat Wustho
b. Bidang kegiatan ekstra kurikuler dan non formal
1.Latihan berpidato (Bahasa Daerah, Indonesia, Arab dan Inggris)
2.Praktek percakapan berbahasa Arab dan Inggris
3.Olahraga
4.Tadabur Alam
5.Latihan pendampingan Madyarakat
6.Praktek pertanian dan peternakan
7.Praktek Perikanan
8.Praktek pembuatan batu bata
9.Kursus menjahit
10. Kursus komputer.
2. Bidang Kemasyarakatan :
1. Menyelenggarakan majlis Ta’lim Yasinan remaja
2. Menyelenggarakan Majlis Ta’lim Yasinan Ibu-ibu Al- Kautsar
3. Kuliah Subuh Ahad pagi dan Kamis malam Pengajian Slapanan Al-Kautsar
4. Pengiriman Khotib Jum’at dan hari Raya di masjid-masjid daerah binaan.
5. Menjalin komunikasi dan kerjasama dengan lembaga-lembaga dan dinas-dinas lain dalam bidang ekonomi dan pertanian.
3. Bidang Pertanian
1. Penanaman umbi-umbian, tanaman buah-buahan
2. Pertanian holtikultural.
3. Pemeliharaan ikan
4. Peternakan sapi
5. Peternakan Kambing
6. Peternakan Unggas
4. Bidang Non Pertanian
1. Unit Simpan Pinjam (USP)
2. Koperasi Pondok Pesantren TIDAR (pesat)
3. Pembuatan batu bata
4. Penanaman pohon jati, mahoni, sengon besiar dan kelapa.
Kios Favourite di jalan Beringin Kota Magelang.
Potensi Pendukung
Bangunan yang seluas 1000 m2 yang berdiri pada lahan 15.000 m2 yang memiliki air yang melimpah sepanjang tahun dan rumput yang menghijau telah mampu mengadakan kegiatan peternakan dan perikanan juga pembibitan tanaman, holtikultural, ternak sapi, kambing, dan budidaya ikan.
Berdasarkan pengalaman dan potensi yang ada maka pengembangan usaha merupakan upaya yang dilakukan oleh pihak pondok dalam rangka memanfaatkan potensi yang ada dapat memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan seluruh komponen yang berada di Pondok. Ketersediaan sumber daya air dan letak lokasi pengembangan ekonomi yang berada di samping jalan utama Semarang-Jogja merupakan investasi awal yang baik, sehingga kegiatan usaha pengembangan ekonomi pondok dan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Powered by Blogger.
12:36 PM
Unknown

